Friday, 6 December 2013

Aku Sedang Sibuk

Sekarang tugasku sudah selesai..
Tugas untuk menyatukan kembali perasaanmu yang telah hancur berkeping-keping.
Tugas untuk menyatukan kembali hubungan kau dengannya.

Lega rasanya..
Syukurlah perasaanmu telah kembali seperti dahulu.
Syukurlah keceriaanmu telah kembali seperti dahulu.

Mungkin, aku tidak berbuat banyak dalam hal ini.
Maaf, belum banyak membantu.
Tetapi....
Aku senang melihatmu senang.
Aku senang kalian telah menyatu kembali


Maaf, jika aku tak lagi menghubungimu.
Maaf, jika aku tak lagi memberi semangat kepadamu.
Aku sedang sibuk...
Sibuk menata kembali perasaanku dengan lebih rapi.
Lebih rapi dari kemarin......

Friday, 29 November 2013

Full of thirteen

Halo selamat ulang tahun Didin. Selamat ulang tahun untuk diriku sendiri
Terlambat. memang sangat-sangat terlambat, tapi tidak apa lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali..

Yang pertama, aku ucapakan banyak terimakasih kepada Allah SWT, yang telah memberiku karunia dan nikmat sampai detik ini.

Yang kedua, terimakasih kepada kedua orang tuaku, Bapak, Ibu, mbak Hani, mas Apin. Terutama Ibu yang selalu dan sangat-sangat ingin sekali ke Malang untuk memberiku kejutan tapi aku tolak, karena aku tidak mau lebih merepotkan lagi.

Yang ketiga, terimakasih kepada pacar, sahabat, sekaligus kakak bagiku Fakhrusy Zakariyya, yang sudah berusaha menelfonku disaat midnight meskipun aku tidak terbangun. Terimakasih untuk doa, uacapan, notes, bunga, dan segala peristiwa mengejutkan yang telah kita lewati.

Yang keempat, terimaksih kepada sahabat-sahabatku yang lucu, kalian punya cara sendiri untuk mengucapkan hari itu kepadaku
  • Santi : mengirim pesan singkat yang tak lagi singkat karena sangat-sangat panjang dan begitu menyentuh hati. 
  • Merin : mengirim pesan singkat dengan emoticon yang membuat aku membayangkan raut wajah aslinya.
  • Lusi : telah berhasil membuatku berfikir kalau dia akan lupa dengan hari itu. Ternyata dia memang sengaja mengirim ucapan melalui pesan singkat di tengah malam pergantian tanggal 13.
Tapi, masih banyak teman-teman terdekatku yang lupa akan hal itu. Bahkan aku mendapat ucapan dari orang-orang tak terduga. Mungkin teman-temanku yang lain sedang sibuk, tidak apa. Aku tidak meminta ucapan ataupun kejutan dari kalian, yang penting doanya saja.

 13 dibulan November. Banyak hal mengejutkan di belakangnya.

15 dibulan 11.
Merupakan titik mula bagi angkatan kami, bagi THP 2012 terserang kesurupan masal. Bertempat di lapangan parkir belakang laboratorium Pilot Plan. Masih teringat jelas, bagaimana kronologi peristiwa itu.
16 dibulan 11
tidak berhenti di 15, saat akan simulasi di aula pun, kejadian itu terulang kembali. Tidak tau harus berbuat apa, hanya doa untuk teman-teman agar selalu diberi kesembuhan. Dan doa untuk kelancaran graphista besok dengan grafik tinggi. Dua hari itu, specchless dan tidak bisa tertuangkan lewat tulisan. Namun dengan kejadian itu, membuat aku merasa lebih memiliki dengan angkatanku. Kami benar-benar diingatkan Allah untuk tidak boleh mnjadi sombong, untuk tidak boleh egosi dan selalu ingat akan Dzat Yang Maha Kuasa.

Sangat mengejutkan saat seorang sahabat yang telah menceritakan semua perasaanya hingga menangis didepanku, kemudian dia berkhianat. Ha-ha-ha. Lucu rasanya. Ya mungkin aku yang salah, mungkin aku yang tidak bisa berfikir dewasa dan egois, tnang aku selalu introspeksi untuk masalah ini. Aku tau niatmu baik, untuk mengingatkanku. Terimakasih sahabat.

Tetapi, di akhir bulan November pun ditutup dengan kepuasan.
23 dibulan November.
HGE 8 dilaksanakan. Suatu kebanggan tersendiri bagiku, Diah Novitasari divisi sponsorship diberi kepercayaan mengajukan sponsor ke BRI. Dan suatu kehormatan saat hari H menjadi LO Elfara.fm yang juga mendapat kunjungan gratis ke elfara school. HGE 8 berjalan sukses.
24 dibulan November.
Inagurasi OPJH 2013. speechless buat semua yang aku dan divisiku, transkoper lakukan. Berusaha membuat dekorasi glow in the dark yang padahal bukan tugas kami, tapi menjadi tanggung jawab kami.
Alhamdulillah, sukses! Speechless juga dihari 24 ini.

13-11-13
Angka yang bagus. Sangat bagus. Angka yang tidak akan keluar di tahun selanjutnya ataupun sebelumnya. Tapi apalah arti bagus jika momentnya tidak bagus. Dengan begitu, membuatku berfikir. Ulangtahun bukanlah untuk mentraktir teman sana sini, bukanlah memasukkan ku ke kolam UB, ataupun merayakannya dengan siram-siraman tepung. Tapi untuk mengingat kembali karunia Allah SWT.


Terimakasih bulan November
Maaf belum bisa menjadi apa-apa dan berbuat lebih...
 

Saturday, 2 November 2013

Itu ajasih

Ya emang sakit sih menjadi orang yang jarang diingat, atau bahkan tidak diingat sama pacar sendiri.
Tapi aku yakin, satu diantara kita tidak mungkin melakukan hal itu.
Mungkin, saat kejadian itu kamu berfikir
"Siapa sih dia kok sampai dijadikan kayak gini? kenapa bukan aku? Jadi, aku siapa? Bukan siapa-siapa?"

Iya aku tau, itu adalah jleb moment terberat bagimu
Tapi maaf, aku hanya manusia biasa yang ga jauh dari salah, yang ga jauh dari dosa

Aku tidak tau harus berkata apa
Dan aku juga tidak tau, apa yang harus aku katakan kepadamu
Aku sudah tidak bisa berkata-kata lagi
Mungkin, dengan tulisan ini sedikit perasaanku bisa terungkapkan

Memang tidak adil rasanya, jika satu tahun hubungan kita hanya bersenang-senang saja, dan mungkin inilah saatnya.......
Saat dimana kita menjadi lebih dewasa
Saat dimana ego kita dipertemukan
Dan saat saat ada perasaan yang tersakiti
Ada hati  yang terluka

Terimakasih...
Semoga dengan adanya ini, kita dan hubungan kita bisa menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya
Bisa mendewasakan diri dan tau batas-batas yang harus dilakukan

Jika menghubungiku adalah sakitmu, aku tidak memaksa
Jika bertemu denganku adalah paksaan bagimu, silahkan.
Aku rela memberimu waktu untuk membangkitkan mood-mu kembali


I miss that moment, really (:

Friday, 1 November 2013

Maaf sedikit alay

Aku tau kita jarang mempermasalahkan sesuatu
Bahkan hampir tidak pernah

Haha seru ya, satu tahun lebih jalani hubungan sama kamu, bawaannya seneng terus, ketawa terus, ceria terus, gak peduli orang lain bilang kita apa..
Yang kita tau, kita saling sayang dan kita bahagia

Tapi.....
Entah cobaan apa yang diberikan Tuhan saat ini pada kita.
Aku menjadi canggung saat dibonceng kamu, aku menjadi kikuk saat makan denganmu, dan aku menjadi diam saat kau ada di dekatku.......
setelah kejadian itu.

Maaf, aku benar-benar minta maaf..
Selama ini aku berusaha untuk selalu menjaga perasaanmu
Berusaha untuk tidak menyakitimu
Berusaha untuk tidak menjadi sumber masalah seperti orang yang sebelumnya telah bersamamu
Berusaha untuk selalu membuatmu tertawa
Tapi maaf, semua yang telah aku tata serapi mungkin masih sangat kurang dan masih banyak hal yang belum aku ketahui tentang kamu

Terimakasih, malam ini telah membuatku berfikir, apa artimu bagiku sesungguhnya

Meski kau tak mengatakannya padaku, tapi aku tau apa yang kamu raskan saat itu.

Terimakasih telah membuatku memandang lebih jauh
Terimakasih telah membuatku melihat lingkungan sekitar

Masih banyak hal-hal yang tidak bisa aku sampaikan kepadamu

Terimakasih untuk malam ini, kau membuatku banyak belajar dan
Maaf malam ini tidak seperti apa yang kamu kira





Aku rindu saat tertawa bersamamu




dan aku selalu menunggu kabar darimu (:


Thursday, 22 August 2013

Perempuan itu bukan yang ia ucapkan,Perempuan itu Selalu yang Tidak Terucap

Aku tidak mau merasakan rindu yang tak tersampaikan
Aku tidak mau merasakan cemburu
Aku juga tidak ingin kembali bergalau-galauan
Merasa khawatir dan mungkin sampai memendam perasaan sakit

Mungkin itu beberapa alasan mengapa aku tidak ingin memiliki status "patjar"

Aku tidak ingin kembali mengulangi kesalahanku
Untuk berpura-pura tersenyum dihadapanmu
Untuk berpura-pura tertawa dibalik tangisku
Aku sudah bosan dengan semua itu
Dan aku juga sudah bosan harus mengalami hal ini karena orang yang sama

Aku tidak menyalahkanmu
Dan aku juga tidak menyalahkan diriku karena menjatuhkan pilihan kepadamu
Aku juga tidak menyalahkan takdir Tuhan

Aku hanya bosan,
Bosan menahan air mata yang tidak tertumpahkan
Bosan melawan perasaan ini
Bosan untuk selalu menguatkan diriku

Namun aku tidak pernah bosan untuk menyayangimu
Jika kata-kata tak mampu untuk mengungkapkan, aku rasa dengan senyuman sudah cukup mewakili semua

Wednesday, 10 July 2013

Setelah sekian lamanya kami tidak bertemu, akhirnya Tuhan memberi kesempatan kepada kami untuk bertemu...

gendut+gendut xD
H-1 Ramadhan.....
Quality time sekali sepertinya yaaa x)

Saturday, 6 July 2013

2400 Mdpl

Mungkin postingan ini hanya berisi foto-foto yang dapat kami abadikan saat di Ranu Kumbolo. Karena, terlalu speechlessnya saya melihat keindahan, kejadian, dan pengalaman seru kami disana.

Ya! 24 Juni 2013. Tepat dua hari setelah UAS berakhir kami bertekad untuk menginjakkan kaki di Ranu Kumbolo.


Poncokusomo
Poncokusumo adalah tempat peristirahatan dari Malang menuju Ranu Pani.

Ranu Pani

Kemudian dari Ranu Pani kami harus benar-benar berjalan sejauh kurang lebih 9 km dengan membawa beban yang..... yah lumayan lah. 

Menuju Ranu Kumbolo terdapat 4 pos, dan yang dibawah ini adalah foto saat kami  berada di pos 1

Pos 1

Dan pos 4, yang sudah mulai terlihat dengan jelas Ranu Kumbolo. Meskipun, itu masih belum bisa dikatakan benar-benar sampai Ranu Kumbolo. Karena, dari pos 4 kita harus berjalan mengitari bukit untuk turun dan menikmati indahnya alam dengan dekat. bahkan sangat dekat.

Pos 4


 Dan kemudian. Setelah kami berjalan mengitari bukit ituuuu....


TOUCHDOWN!
Welcome to Ranu Kumbolo. Selamat datang di Ranu Kumbolo, 2400mdpl. HAH! terbayar. speechlesss. dan benar-benar terbayar semua setelah kami berjalan selama kurang lebih 4 jam. Wuhhhh! CiptaanMu sungguh indah ya Rabb~

Ranu Kumblo
Depan tenda
Tanjakan Cinta
Pasti taulah mitos-mitos yang ada di tanjakan cinta?
Dan pastinya udah tau juga kan, aku mikirin dan terus-terusan nyebut nama siapa pas naik tanjakan cinta?  hahhaak, itu mitoooss  xD


Memang capek. dingin. indah. dan speechless~
Tapi, jika aku harus dan Rossy mengajakku untuk kesana. Dengan yakin akan ku katakan YA! Karena aku memang ingin kembali menikmati indahnya alam disana.


Mendaki memang tak semudah di film 5cm , tapi mendaki itu sangat menyenangkan.
Next trip. Mahameru yaaaa x)
Aamiin

Tuesday, 4 June 2013

Maka Nikmat Tuhan mana yang kamu dustakan? -Ar-Rahman-

Kamu tidak perlu berusaha menjadi orang lain.
Berbanggalah dengan apa yang kamu miliki.
Berbanggalah dengan apa yang diberikan Tuhan padamu.

Kenapa kamu harus melihat mereka yang mungkin tidak lebih baik darimu?
Apa kamu mau termasuk ke dalam orang-orang yang merugi?
Orang-orang yang menghabiskan masa mudanya dengan tidak menjalankan perintah Tuhan?
Orang-orang yang lupa untuk bersedekah?
Dan mereka-mereka yang tidak ingat jika kematian sedang menunggu kita?

Aku yakin, kamu bukanlah termasuk kedalam golongan yang seperti itu.
Aku yakin, kamu menjalankan perintah Tuhanmu.
Aku yakin, kamu percaya akan adanya hari kiamat.
Dan aku yakin, kamu lebih baik dari mereka.

Tidak usahlah kamu melihat mereka jika itu malah membuatmu semakin rendah.
Berbanggalah dengan dirimu sendiri.
Berbanggalah karena Tuhan telah memberimu kecerdasan lebih dari mereka.
Berbanggalah karena Tuhan telah memberimu kesempatan untuk bisa tampil diatas panggung dibanding mereka.
Berbanggalah karena Tuhan telah memberimu kesempatan untuk memegang banyak amanah dan menjadi orang yang dipercaya.
Berbanggalah karena kau disibukkan dengan kegiatan postif.
Berbanggalah karena kamu dekat Tuhan
Bersyukurlah karena Tuhan telah memberikan itu kepadamu

sekarang, apa yang telah kamu berikan kepada Tuhanmu?

Monday, 13 May 2013

Bolehkah Aku?


Terimakasih..
Terimakasih telah dengan baik engkau mengenalku.
Terimakasih telah meluangkan banyak waktumu untuk bermain denganku.
Terimakasih telah meluangkan waktu untuk menelfonku dan mendengar semua cerita anehku..
Terimakasih selalu mengajarkanku kebaikan.
Terimakasih telah mau menyisakan memory di otakmu untuk selalu mengingatkanku makan.ibadah.menjaga kesehatan.dan menutup aurat.
 
Terimakasih...
Terimakasih telah dengan tidak malu mengenalkanku pada keluargamu.
Terimakasih telah dengan bangganya kau membawaku bermain bersama teman-temanmu.
Terimakasih telah dengan sabarnya kau menghadapiku..
Jangan lelah menghadapiku..
 
Boleh aku pinjam bahumu sebentar?
Untuk menyandarkan kepala ini... 
Boleh aku peluk erat tubuhmu sekejap, untuk menumpahkan semua emosi yang tertahan?
Aku tau kau pasti akan berkata 'TIDAK'..
 
Tapi, aku yakin suatu saat, saat semua telah menjadi haknya, hal itu akan terjadi.
Aku memelukmu erat dan menumpahkan semuanya....


NSC Jember, 2012


 
Malang, 10th May 2013

Tuesday, 7 May 2013

Cerita Lama yang Baru Sempat Diposting

Pagi ituu..
 
Suasana duka menyelimuti rumahnya. Teras rumah telah dipenuhi banyak orang.
Hitam. Baju kukuh hitam yang ia kenakan. Tidak terlihat sedih di raut wajahnya. Tapi, aku yakin dia menutupi dan tidak mau kami mengetahuinya.
 
"hey" aku yang memulai dengan berjabat tangan.
Dia tersenyum seolah tidak terjadi apa-apa.
Kamipun dipersilahkan duduk. Teman-teman mencoba untuk menghibur dan tidak membahas kronologi kepergian ibunya. Namun, mata tidak bisa berbohong. Sangat terlihat dari tatapan matanya yang kosong dan ditambah dengan seringnya ia melamun..
Selang beberapa waktu. Dia berkata padaku
"Cung, masuk aja kalo mau liat ibukku" pintanya dengan ramah.
"Hah?" Aku sedikit terkejut mendengarnya
"Oh iyaa, masak aku sendirian?" Lanjutku dengan polos.
"Ya ngajak siapa ta siapa. Agewes, masuk-masuk aja, gak papa kok"
Aku heran, mengapa hanya aku yang dipersilahkan untuk masuk. Dan nampaknya dia sangat ingin aku menuruti permintaannya. Namun sayang, keraguan yang ada membuatku menyia-nyiakan kesempatan itu. Sangat bodoh menyia-nyiakan kesempatan melihat ibunya untuk terakhir kali. Menyia-nyiakan kesempatan untuk melihat wanita yang selama ini selalu dia ceritakan padaku..
 
Setelah di solatkan, kami mengikuti acara pemakaman dengan jarak yang cukup jauh.
Didekat sawah, becek, jauh, dan tenang. Mungkin itu sedikit gambaran untuk tempat pemakaman ibunya.
Ayah, kakak, dan kedua adiknya tak kuasa menahan tangis. Hanya dia yang tetap tegar melihat kepergian 'bidadari' tanpa sayapnya. Dia berada di dalam liang lahat, benar-benar mengikuti prosesi pemakaman. Namun, saat semua harus naik dan 'tempat' itu harus ditutup...
"Ayo nak. Naik!"
"TIDAK! Biar mas saja yang duluan" Dia tetap berada didalam sana dan melihat jasad Ibunya yang sebentarlagi akan ditutup.
 
Sangat menunjukkan betapa rindunya dia pada sang pemberi kasih sayang sepanjang masanya. Betapa sesungguhnya ia tak ingin semua ini terjadi, dan betapa tak sanggupnya ia melihat 'malaikat' tanpa sayapnya sendiri didalam.
Mau tidak mau akhirnya, liang lahatpun ditutup. Dia naik, ikut menutup liang lahat itu. Merapikan bunga yang ditaburkan. Sesaat, aku melihat kearah belakang. Disana ada seorang bapak yang tak kuasa menahan air matanya yang ingin ikut meluapkan emosi. Suami yang sekaligus bapak dari anak-anak beliau, tidak cukup kuat untuk menyaksikan hal itu. Melihat pasangan seumur hidupnya, bidadari dunia akhiratnya harus mengalami ini. Harus pergi mendahuluinya dan harus sendiri didalam sana.

Sudah rapi. Liang lahat sudah tertutup tanah dengan taburan bungan diatasnya. Dia berusaha kuat menghadapi ini. Berusaha menancapkan  karangan bunga di dekat nisan. Berusaha menancapkan kekuatan iman, ketabahan, dan keteguhan hati menghadapi ini.
Dia masih berada disana. Kami pun begitu, tidak ingin membiarkan dia sendiri disana. Apalagi, seorang temanku berkata,
"Iya, 3 atau 7 langkah orang terkahir meninggalkan tempat ini, malaikat akan datang dan mempertanyakan semua"
Mungkin dia tidak ingin, malaikat segera menanyakan semua pada Ibunya, sehingga ia sangat berat meninggalkan tempat itu. Tapi, itu harus dilakukan...
 
Pergi.
Kami pun kembali berjalan menuju parkiran untuk mengambil sepeda dan kemudian pulang. Sesampainya disanaaaa.....
"Makasih ya rek, ayo mampir rumah lagi?" Pintanya dengan ramah.
"Tidak, makasih. Mau pulang aja, sudah sore" Jawab kami sedikit berat hati.
kemudian, ada seorang bapak yang menyapa,
*tersenyum* "Oh rekan-rekannya, ayo mampir rumah lagi" Sapa Bapak itu dengan ramah.
"Iya om, hehe udah om. Makasih. Mau pamit pulang" *salim*
melempar senyum juga kepada kakak, dan dua orang adiknya...
 
Setelah berdebat kecil dengan teman-teman, akhirnya dengan bergantian menjabat tangannya. 
"Hey, pulang dulu yaaa... "
Sampai pada giliranku
"Hey" dengan responnya yang sumringah dan aaaah aku tidak tau. Sedikit kaget, namun tampaknya tidak mungkin. Karena aku sudah berada disana sejak tadi.
"Pulang dulu ya, ini dari anak-anak" Memberikan salam tempel padanya
"Sih, apa cung? Gausah. Gausah"
"Udaaaah, buat kamu lho. Dari anak-anak :) "
"Iyawes, makasih yaa " Ia menerima dengan senyum yang berbeda.
"He em, semangat yaa.. Belajar!" *pukpuk*

Kemudian, kami pulang dan keluarga duka pun kembali kerumah yang kini pasti berbeda....
 
Selamat jalan bu Rucky. Selamat jalan tante. Maaf, jika saya tidak pernah berkunjung kerumah tante sewaktu tante masih sehat. Maaf, jika saat itu saya tidak melihat tante untuk terakhir kalinya :')

Saturday, 27 April 2013

H-E-N-I-N-G

Waktu berlalu begitu cepat. Tidak terasa UAS semester dua akan datang.
Semester dua. ya, saya baru semseter dua. Mungkin banyak yang bilang 'MASIH' masih semester dua. Tetapi, bagi saya ini 'SUDAH' sudah semester dua. Kenapa? Karena saya merasakan waktu yang berlalu begitu cepat. Tidak terasa tiba-tiba UTS, tiba-tiba UAS, tiba-tiba puasa, tiba-tiba lebaran, dan tiba-tiba naik ke semester berikutnya...

Pulang? Ingin. Ingin sekali.
Meskipun saya sering menghabiskan waktu dikampus bersama teman-teman, entah itu untuk mengerjakan tugas, laporan, atau bahakan hanya bercanda dan main UNO. Namun, kenyataannya saya masih merasa sangat sangat ingin pulang. Rindu keluarga dirumah, rindu Ibu, Bapak, Mbak Hani, Mas Apin, rindu bermain, jalan-jalan dengannya, dan rindu sekolah...

Santi pernah bilang..
"Ah, motivasimu kurang kuat berarti Din"
Saya sangat ingat dengan kata-kata itu, dan saya rasa itu benar juga. karena saya merasa saya bermalas-malasan kuliah, selalu homesick, dan selalu ingin kembali ke masa SMA.

Kenapa? saya juga tidak tau. Tapi, jika saya dibilang tidak punya motivasi yang kuat saya rasa itu benar.. Saya merasakan perbedaannya saat saya SMA. Motivasi saya untuk mendapat dan lolos SNMPTN Undangan begitu besar. Sehingga  saya berusaha dengan maksimal untuk masuk 10 besar di kelas. Motivasi saya untuk lulus dengan nilai maksimal jugabesar, dengan usaha dan doa yang maksimal juga, ternyata Tuhan memberikannya...

Begitu saya telah mendapat semua dan masuk di kampus ini. jujur. saya bingung, saya tidak tau harus berbuat apa setelah itu. Saya merasa kosong. Kurang motivasi, kurang gereget, kurang target. Kurang.takut.dan tidak bisa semaksimal dulu...

Nilai?Laporan?Tugas?Praktikum?Teman?Organisasi? Sudah.saya sudah mendapatkannya. Tapi, saya masih bingung dan kurang motivasi. Karena saya tidak tau harus menjadi apa kelak setelah saya lulus. Karena saya tidak tau, apa yang harus saya lakukan setelah semua kuliah ini selesai. Dan karena saya juga masih tidak tau harus kemana setelah ini, harus diapakan nilai-nilai ini.....


Sunday, 14 April 2013

UNAS itu Menyenangkan :')


H-1 UNAS~
 
Saat itu, aku tidak merasa takut akan peristiwa unas, pengawas ujian, atau hasil yang akan kuterima. Entah mengapa, aku yakin aku dan teman-temanku pasti lulus 100 % ..
 
Yang aku takutkan saat itu adalah PERPISAHAN :'')
 
Aku takut berpisah dengan mereka.
Aku takut berpisah dengan dfloss.
Aku takut berpisah dengan sahabat-sahabatku.
Aku takut berpisah dengan guru-guruku yang lucu, killer, atau yang suka memarahiku sekalipun.
Aku takut berpisah dengan canda mereka.
Aku takut harus berpisah dengan kenangan ini
dan Aku juga takut melepaskan seragam ini..
 
Entah apa yang ada di pikiranku saat itu.
Aku merasa UNAS adalah perjuangan terakhir kita.
Unas bukan kompetisi.
Unas adalah tempat kita berbagi.
Unas adalah tempat kita bersatu.
Unas adalah moment dimana tak ada si pintar dan si bodoh.
Unas adalah tempat dimana tak ada lagi ke egoisan.
Unas adalah pemersatu, dari tidak kenal menjadi kenal. Dari kenal menjadi akrab..
Unas itu asik. Unas itu santai. Unas itu menyenangkan.
Dan unas itu tinggal kenangan
 
x'''')

miss you all~
perjuangan kita yang berbuah manis :")

  Hari ini, satu tahun yang lalu x')

Saturday, 13 April 2013

Sukasukakita~

Sayang itu tidak selalu bisa ditunjukkan dengan kata-kata...
Sayang juga tidak selamanya bisa ditunhjukkan dengan perbuatan...


Marah, bisa dibilang sayang..
Diam pun juga bisa disebut sayang..


Sayang itu...
U-N-P-R-E-D-I-C-T-A-B-L-E

Thursday, 17 January 2013

Who Are You?

Hari ini, Selasa 15 Januari 2013 . 
Aku ke smada bersama sahabatku lusi. Sekolahku. SMA ku yang penuh kenangan.
 
Hay smada apa kabar? :)
Tak ada niatan apapun. Aku menginjakkan kaki disini hanya untuk mengajukan proposal. Namun, Tuhan berencana lain. Ia selalu menitipkan sebuah pengalaman yang dapat kita ambil hikmahnya.
 
Aku melangkahkan kaki menuju ruang guru untuk menemui pak eko. Belum sampai ditempat, kami bertemu  beliau di halaman depan dan diminta untuk menunggu sejenak.
Absurd, kami menunggu di depan pintu ruang guru. Semua guru melihat dan tersenyum, yang paling terlihat adalah bu har. Guru kimia.
Akhirnya kami masuk untuk berjabat tangan
"hey, apa kabar?" dengan bahagianya bu Har menanyakan itu padaku.
"lho, kok ada anak SMA 1 disini?" dengan penuh canda bu Ira menanyakan pada Lusi.
 
*****
 
Perjalanan ke kantin, bertemu echa, merin, dan anak THP smada lainnya. Bersamaan dengan itu, terlihat seorang pria berjalan menghampiri kami. Dan itu adalah pak heny, guru fisika. Seketika merin menanyakan
"pak, ini lo pak didin. Tadi katanya nyari didin, kok gak kesini?"
obrolan absurd menurutku, karena aku yang memulai.
Usai pak heny, bertemu pak Hafi, guru agama. Lagi-lagi yang ditanyakan adalah
"kalian kok bareng anak sma1 kesininya?" sambutan yang akrab pada kami.
Berpisah dengan mereka, aku dan lusi menuju kantin. Makan. Bertemu alfi, teman satu kelasku di ipa7 yang sekaligus anak dari salah satu penjual di kantin itu. Setelah basa basi, dia langsung bertanya padaku
"cung, kapan kumpul lagi? Anak2 pulang kan?"
"he? Iya, pulang kok. Sek yaa, nanti diatur lagi kalo urusannya udah sama2 selese"
saat kami akan pergi meninggalkan tempat itu, ada 1 dari 3 laki2 yang menyapaku
"lhee..onok mbak didin"
"lhee..onok ujang haha"
haha ujang. Adek kelas yang pintar, rajin, sopan, dan semangat.
"kape ning ndi mbak? Kene sek laa *sambil menarikku kembali lagi ke kantin* "
"opo jang?"
"digoleki faris samean mbak"
menceritakan panjang lebar tentang penghapusan ESQ dari smada.
"ayo beri aku pencerahan mbak"
"he, berasa sesepuh ae aku iki -,-"
 
saat ituu aku jadi teringat, sewaktu takziyah dirumah aries, ada shifa, adek kelas yang menjadi ATS juga. Begitu melihat aku, dia langsung salim dan berkata
"mbaakk, mohon doanya ya mbak ya. Mohon doanya"
aku mengucapkan kata yang sama
'berasa sesepuh ae aku'
obrolan tak hanya berhenti disana, saat aku dan lusi beranjak membeli minum di kopsis, dia tetap mengikuti. Tampaknya dia penasaran dan ingin tau lebih banyak tentang perkuliahan.
"habis ini uan ya, halah. Santai, siapkan hp2 kayak gini *nunjukin hp kecilku* " haha
"aku pengen cepet2 jadi mahasiswa mbak"
"ha? Enak SMA pdahal, wes ta santai sek. Nikmati masa SMA mu, puas2in di SMA. Nanti itu dikuliah wes beda *ngebacot tentang kuliah* "
"tapi mbak, kalo udah kuliah itu rasanya udah menjadi seorang yang berarti, kalo SMA kan, Apa? "
*-__-*
"yawes, nanti sosialisasi diklasku ya mbak, awas smpek gak masuk kelasku. Nanti kalo aku butuh motivasi sms mbak ya"
 
*****
di kopsis bertemu mas yudi. Penjaga fotokopian disana.
"asalamualaikum mas Yud. Selamat siang :D" sapaku dengan semangat
"walaikumsalam, hahhaa tambah ayu ae"
"yo biasalah mas yud, aku wedok -,-"
"yo opo? Sek tetep mbek iku? *mantan maksutnya* "
"woo yo wes gak mas, haha"
kemudian kami membicarakan tentang agama, kelompok2 agama yang ekstrim. Mas yud memberi nasihat, pencerahan, dan pengertian tentang banyak hal.
****
dikampus, ngerjakan tugas bertemu dengan pacarnya lusi.
Saat itu kami kebingungan mencari wi-fi. Sampai akhirnya lusi menyuruh doci (pacarnya) untuk mengambil modem dirumahnya, dengan tegas aku berkata
"jangan. He lapo? Gausah wes, kasian muter2, hujan pisan"
"lebih kasian mana pas kamu jemput aku buat keluar sama doci? Kamu muter dari GM itu din"
"nnngg...bukan aku ae yang nyetir haha"
****
18 Januari 2013 , waktu presentasi di smada pun tiba. Bertemu dengan dita, sinyo, ujang, dan yang pasti guru2 disana. 
Dita, adek yang mengenal dan memanggilku dengan sebutan 'mbak jahat'  : "mbaakk, masuk kelasku ajaa"
Ujang : "ayo mbak ipa6, mak ngono samean?"
Rozaq : "mbak ipa8 ae mbak, sini "
Teguh dan sinyo : menyapa dan memberikan obrolan hangat dikantin.

Saat bertemu Bu Wahyu, aku menutup sebagian wajahku dan berkata
"Hayo bu, siapa sayaaa?"
"arek paling ayu ndek ipa7 sing rambute kriting2" 
"haaha Diah bu"
"iyaa, dulu bu Wahyu seneng ndelok rambutmu"

Pak Fus, terlihat aneh 

****
Cerita tadi menyadarkan aku, hidup itu sangat menentukan. Bagaimana nantinya kita dikenang, bagaimana pentingnya posisimu, kehadiranmu untuk orang lain, dan apa yang pernah kau berikan pada mereka.
Aku. Aku tidak tau mereka memberi 'image' yang bagaimana padaku. Aku adalah aku. Aku tidak pernah menjadi orang lain. Inilah aku apa adanya. Biarkan mereka menilai bagaimana aku :) 
Kamu. kamu adalah kamu. kamu adalah dirimu sendiri. tak perlulah kamu merubah dirimu seperti atau menjadi orang lain. karena setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. mempunya ciri khas tersendiri. dan itulah yang nantinya akan dikenang oleh orang lain :)


be yourself guys 

Wednesday, 16 January 2013

:')


Untuk pertama kalinya, aku menginjakkan kaki di bandara.
Rabu, 16 Januari 2013 . Ibuk, bapak, tante, dan nenek pergi memenuhi panggilan Allah.

Satu hari sebelum keberangkatan, Tuhan memberi cobaan pada ibuk. Pagi itu ATM ibuk kebobolan, memang tidak banyak uang yang hilang, tapi hati siapa yang tidak teriris jika ini terjadi. Saat itu ibu tak kuasa menahan air mata. Tak banyak bicara, aku langsung browsing tentang cara2 sabotase perbankan. Duplikasi, pelacakan dari internet, dan adanya kerjasama orang dalam. Entah siapa yang melakukan ini semua.
Namun, kami semua yakin Tuhan memberikan cobaan pasti ada hikmahnya. Dan dengan cobaan itu Tuhan menaikkan derajat umatnya.
 
Tidak berhenti disitu, saat budhe menelfon ibuk. Beliau juga tak kuasa menahan air mata, entah apa yang terjadi antara ibuk dan nenek..
Tapi, aku yakin. Ibu adalah sosok wanita hebat yang kuat x')
 
Malam pun tiba. Dengan tugasku yang kurang sedikit lagi, ba'da isya kami harus berangkat. Dipandu doa seorang ustadz dekat rumah yang mengiri keberangkatan kami.. Tanpa persiapan yang matang, aku melangkahkan kaki keluar. Saat itu ibu sempat-sempatnya memberikan sebotol minyak kayu putih padaku. haha ibu sangat mengerti, aku selalu mencari benda itu :')
 
Mbak fitri, orang yang biasa membantu pekerjaan rumah kami akhirnya meneteskan air mata melihat keberangkatan kami :')
 
Lama..
Sudah sangat lama, ibu menginginkan ini. Menunggu keberangkatan ini. Hari ini 16 Januari 2013 semua mimpi itu, semua harapan ibu, dan buah dari kesabaran ibu di jawab oleh Tuhan.


 
waiting room
 
Dengan gagahnya bapak mengenakan baju kokoh putih, yang sudah lama aku tak pernah melihat beliau menggunakan itu. Dengan jubah hitam dan kerudung hitam, ibu terlihaatt ................... :') sempurna.










tante dan nenek pun terlihat sungguh bahagia :')
















Ibu...
Ibu berhasil membawa kami, mendorong kami semua menuju jalan Allah.
Ibu..
Selamat .. dan terimakasih
Usahamu tak ada yang sia-sia ......

 
International Departure :')












































Lemparan tawa bahagia  ..
Lambaian tangan kemenangan Ibu..

Selamat jalan semua..
Selamat datang dirumah Allah, selamat datang di makam Nabi Muhammad, dan selamat berbahagia..



 Juanda, 16 Januari 2013
:')