Monday, 31 December 2012


Tak akan pernah terlupa.
Tak akan pernah terhapuskan.
Keceriaan, kebagahagiaan, dan hangatnya kebersamaan itu.
 
Hidup itu sederhana. 
Tapi, kita harus tetap berusaha dan berdoa.
 
Satu merpati terluka, yang lain juga merasakan.
Satu dari 34 merpati lain ada yang terluka.
 
Apa yang terluka darinya?
Sayapnya? Tidak
Sayapnya tidak patah.
Atau kakinya? Tidak juga
Kakinya tidak terluka.
Atau mungkin badanya?
Juga bukan. Bahkan badannya sehat dan masih kuat untuk berlari.
Lalu apa yang terluka darinya?
 
Hati.
Hati dan perasaannya lah yang sangat terluka.
Hanya merpati yang benar2 peka dan sadar yang bisa merasakannya.
Hati merpati itu teriris..
 
Sakit. Sangat menyakitkan.
Prasaan sedih, suasana duka mengiringi kepergian induknya.
Satu malaikat tanpa sayap kiriman Tuhan.
Satu bidadari tercantik kiriman Tuhan.
Dan satu pemberi kasih sayang sepanjang masa dari Tuhan.
Pergi ke surga dan meninggalkan merpati ini.
 
Hey merpati..
Kau tidaklah sendiri.
Ada kami, 33 merpati dan merpati2 lain yang menguatkanmu.

No comments:

Post a Comment